Apakah Kesamaan Aura Menimbulkan Perselingkuhan ?

Warna aura yang sama dengan kasus perselingkuhan dan perceraian, adalah tiga hal yang berbeda. Walaupun bisa saling berkaitan, jika memang di kait-kaitkan. Energi aura sangat besar pengaruhnya pada kehidupan kita, walaupun tidak semua orang bisa melihat dan merasakan keberadaan energi ini secara kasat mata, tetapi energi ini selalu ada mengelilingi tubuh fisik kita.

Warna aura tidak ada yang lebih baik dari warna lain, tetapi sebuah aura sehat memiliki ciri seperti berikut:

  1. Tepian lingkarannya mulus
  2. Warnanya cerah
  3. Kepadatannya sempurnya
  4. Getarannya stabil

Contoh Lingkaran Energi Aura Tidak Sehat

Warna aura merupakan proyeksi karakter seseorang. Seperti kita ketahui seseorang yang memiliki medan aura berwarna merah, orange, dan kuning, lebih banyak bersikap “membumi” . Banyak gerak dan berorientasi pada apa yang di lihat dan berpikir secara logika.

Sedangkan orang yang memiliki medan energi berwarna hijau, biru, dan ungu, lebih bersikap “melangit”. Banyak merenung dan berpikir secara detail mendalam dengan perasaan.

Jelas sikap keseharian juga sangat berbeda. Sebagai contoh, jika orang yang warna auranya dalam gradasi warna merah, orange, dan kuning dalam kondisi marah, dia bisa berteriak-teriak dan banyak berekspresi dengan fisiknya.

Sedangkan orang yang warna auranya bergradasi  hijau, biru, dan ungu, walaupun dalam kondisi marah, dia bisa menjaga perasaannya untuk tetap diam dan mengekspresikan maranya dengan lebih lembut. Mungkin dia tidak menggunakan bahasa verbal tapi lebi pada bahasa tubuh.

Jadi keuntungannya jika kita bertemu dengan orang yang memilik warna aura yang sama, banyak kecocokan yang bisa di temui. Seperti hobi, gaya hidup, gaya pikir dan sebagainya. Tetapi bukan berarti ini penyebab suami ibu menceraikan ibu untuk menikahi perempuan lain, di mana warna aura mereka sama.

Contoh Medan Energi Aura Cukup Sehat

Ini di tandai dengan lingkaran yang jelas dan warnanya cerah. Di dunia ini banyak orang yang warna auranya nyaris sama, sebab sesungguhnya sebuah aura tidak ada yang sama persis bahkan anak kembar sekalipun.

Jadi kesamaan warna aura bukan menjadi pembenaran untuk bercerai dan menikah lagi. Sekali lagi ditegaskan, warna aura yang sama membuat seseorang merasa cepat cocok dan “nyambung” jika ngobrol dan menjalankan hobi, hal ini yang membuat seseorang terpikat dengan warna aura yang sama dengan dirinya.